Dulu: penulis fikir apakah faedah berterima kasih pada manusia yang berbuat baik pada kita.
Allah yang telah menentukan dia untuk berbuat baik pada kita. Bukan orang itu yang menggerakkan hatinya dan melakukan perbuatan baik itu.
Sekarang: Hmm penulis sudah salah konsep lah jika kita berfikir seperti diatas.
Sebenarnya antara tanda terima kasih kita pada Allah, adalah berterima kasih juga pada manusia.
Kan Allah memerintahkan kita bersyukur pada nikmat-Nya dengan cara mentaati perintah-Nya.
Orang berbuat baik pada kita itu kan nikmat? Ke bukan?.. hehe mestilah nikmat kan..
Manakala perintah Allah pula adalah berbuat baik sesama manusia. Maka, setelah manusia lain berbuat baik pada kita, maka kita perlulah berterima kasih pada mereka.
Atau lain susunan ayatnya adalah: Allah telah memberi nikmat, maka kita bersyukurlah pada-Nya, sebagai tanda kita mentaati-Nya.
Tapi ingat, jangan terlalu menghargai budi manusia hingga kita terlupa mengembalikan kesyukuran pada Yang Maha Pemberi Pertolongan.
Taatilah perintah-Nya, kerana hanya Dialah seadil-adil hakim.
p/s: jazakillahu khair bakal ahli farmasi WS-WH tolong hias mutiarajannah.blogspot.com ini. [nak harap penulis buat sendiri? hehe.. jumpa lain kali je lah]
Selasa, 14 Jun 2011
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)
Entri terkenal
-
Allah Maha Besar.. Allah Maha Teliti.. Allah Maha Bijaksana.. Allah lebih dekat dengan kita dari urat leher kita.. Allah lebih sayangkan...
-
Dengan nama Tuhan yang menciptakan kehidupan.. Dengan nama Tuhan yang menciptakan kematian.. Seperti mana tajuk, hidup ini terlalu ...
-
Dari hadith pendek.. "Jangan marah" "Bersabarlah keluarga Yasir, sesungguh bagimu syurga" Hinggalah ke hadith panjang se...
-
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Mengasihani. Berjalan melihat ciptaan Allah memang menarik. Banyak pengajaran dan pelajaran....
-
Katakanlah: Dialah Allah Yang Maya Esa. Dialah tertumpu segala makhluq. Tidak beranak dan tidak diperanakkan. Dan tiada suatu pun yang setar...
-
Assalamualaikum pada pembaca yang budiman. Sebenarnya mahu bercakap tentang "miscommunication". Mari ikuti perbualan di baw...
-
Wahai pembaca mutiarajannah sekalian. Dahulu penulis sangat takut untuk menyatakan pentingnya dakwah dan tarbiyyah. Takut atas pelbagai seba...
-
Walaupun aku tidak mampu menjadi seperti Syed Quthb.. Prof Dr HAMKA, Hassan Al-Banna.. Umar Al-Khattab, Usman bin Affan, Salahuddin Al-Ayyub...
-
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Tiada yang boleh mempertikai kasih sayang Tuhan kecuali manusia yang benar-benar...
-
Assalamualaikum.. Ini sebenarnya sebuah surat. Buat para pecinta kebenaran yang masih berkenalan dengan jalan dakwah, satu-satunya jalan un...


Tiada ulasan:
Catat Ulasan