Pernahkah kita meluangkan masa untuk berfikir, mengapa kita begitu liat untuk melakukan perbuatan yang mendatangkan pahala?
Bukan kita tidak tahu betapa indah dan bahagianya hidup di syurga.. Bukan juga kita tidak tahu betapa azab dan hinanya menjadi penghuni neraka..
Tapi kenapa kita masih kalah dalam melawan hawa nafsu kita?
Kalah kalau sudah cuba melawan ok lah lagi dari lansung tidak ada usaha untuk melawan. Malah diikutkan pula rasa hati itu tanpa menghiraukan pertimbangan aqal..
Khamis, 2 September 2010
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)
Entri terkenal
-
Salam sejahtera.. Sejahteranya alam dengan ketaatan dan kepatuhannya pada susun ketetapan Allah. Contohnya: Matahari menerangi bumi pada wa...
-
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Pernah dengar kisah seorang Yahudi tua yang selalu mengutuk Rasulullah? Sedangk...
-
Sebenarnya entri ni dibuat untuk merespon soalan pakcik insan marhean untuk entri " tidak tahu; tahu ". HAri sebaik sahaja baca ko...
-
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Mus'ab bin Umayr r.a. Siapa masih belum kenal beliau?? Inilah salah seo...
-
Allah Maha Besar.. Allah Maha Teliti.. Allah Maha Bijaksana.. Allah lebih dekat dengan kita dari urat leher kita.. Allah lebih sayangkan...
-
Masih terbayang dimata.. Lelah Atuk berusaha membuka pintu rumah selepas di ketuk. Terngiang-ngiang di telinga pesanan Atuk, tolong tengokka...
-
Assalamualaikum sume... Ha, ni mula lah nk bual cara ore klate pulop. Sesiapa tok pehe, maka nya belajar lah kecek klate pulop deh. En...
-
Andai semua manusia atas dunia beriman, Maka tiadalah kerja untuk org solih, Juga tidak memenuhi kehendak Allah mencipta manusia, Untuk menj...
-
Bila sesuatu peristiwa berlaku, reaksi kita ada beberapa macam antaranya: 1-gembira dan redha dengan peristiwa tersebut. 2-tak seronok, kece...
-
So, kesimpulannya, lihat lah pada betapa untungnya kita jika kita menerima hadiah Allah. Jika kita tidak mampu melihatnya, maka kita samalah...


Tiada ulasan:
Catat Ulasan