.
Pada suatu hari, selepas mendengar tazkirah.. Setinggi-tinggi martabat ukhuwah adalah ithar dan serendah-rendah martabat ukhuwah adalah bersangka baik.
“Ok! Sekurang-kurangnya, aku mesti bersangka baik dengan semua orang Islam.”
Itu baru tahap paling rendahlah. Bagaimana mahu mencapai yang tinggi itu? Usah fikir lagi. Cuba yang rendah dahulu.
Alamak. Baru tahu susah rupanya untuk bersangka baik. Orang masam cakap orang tidak berkenan. Orang senyum dikatakan tiada kerja. Bukankah Allah sudah berfirman dalam surah Al-Ankabut ayat 2:
“Apakah manusia menyangka mereka akan dibiarkan hanya dengan menyatakan; Kami telah beriman. Dan mereka tidak diuji?”
Hmm. Jelas dan terang. Apabila kita melafazkan dan berazam untuk menuntut perintah Allah, pastilah Allah mahukan bukti dengan perbuatan kita. Hanya dengan melafazkan sahaja tidak cukup. Ia perlu dibuktikan.
Bersangka baik itu beriman pada Allah dengan hati. Bersangka baik bukan hanya dengan manusia, termasuk juga dengan Allah.
Setelah kita melafazkan keazaman dalam hati untuk bersangka baik.. Maka Allah datangkan siri-siri ujian yang akan menduga iman kita. Di-ULANGI-, Allah yang mendatangkan siri-siri ujian yang bakal menduga sejauh mana benarnya dakwaan kita untuk bersangka baik sesama manusia dan kepada Allah.
Allah datangkan manusia yang menyakitkan hati, Allah hantarkan insan yang sentiasa menduga kesabaran, Allah berikan sahabat yang sentiasa menuntut pengorbanan, Allah kirimkan sejumlah kawan yang asyik mengata dan mengadu domba.. Siapa yang mendatangkan, menghantar, memberi dan mengirim? ALLAH.. Ya di ULANGI, ALLAH lah yang menghantar dan mengirim segala peristiwa, sahabat, suasana dan kejadian.. Agar kita membuktikan keimanan kita pada Allah..
Bukan manusia, keluarga, kawan atau sahabat itu yang sedang menguji kita. Tetapi ALLAH lah yang sedang menguji kita. Allah sedang menuntut bukti dari kita setelah kita melafazkan iman itu dengan lidah dan berazam dengan hati. Jika terbukti dengan perbuatan, maka pahala, syurga dan keredhaan Allahlah yang akan kita peroleh.. Jika tidak, maka azab Allah itu MAHA HEBAT!
Ayuh ikuti sambungan seterusnya surah Al-Ankabut ayat 3 hingga 7:
“ Dan sungguh pasti Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta”
“Ataukah orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira bahawa meerka akan luput dari azab Kami? Sangat buruklah apa yang mereka tetapkan itu!”
“Barangsiapa yang mengharap pertemuan dengan Allah, sesungguhnya waktu yang dijanjikan itu pasti datang. Dan Dia yang Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui”
“ Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sungguh, Allah Maha Kaya [tidak memerlukan sesuatu] dari seluruh alam”
“Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, pasti Kami akan hapuskan kesalahan-kesalahannya dan mereka pasti akan Kami berikan balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan”.
Selamat menyemai iman wahai saudara seislam di seluruh dunia. Insya Allah, sesiapa yang berusaha, pasti Allah akan tunjukkan jalannya.
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)
Entri terkenal
-
Allah Maha Besar.. Allah Maha Teliti.. Allah Maha Bijaksana.. Allah lebih dekat dengan kita dari urat leher kita.. Allah lebih sayangkan...
-
Apabila melihat orang lain ditimpa musibah atau masalah, terasa beratnya dia menanggung perkara tersebut. Pelbagai cara kita cuba untuk meri...
-
Catatan ini tanpa gambar. Ayat Quran? Hadith? Pandanglah masyarakat sekeliling.. Malaysia, Negara Jiran dan Dunia. Apa yang sedang b...
-
bila suatu perbuatan itu tidak di sandarkan pada Allah.. maka bila berjaya, kita rasa itu adalah titik peluh kita dan hanya kerana usaha ...
-
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْج...
-
Ikut hati, mati Ikut rasa, binasa Ikut nafsu, musnah Ikut syaitan, rosak Ikut Allah, bahagia Ikut Nabi, untung Ikut Quran, se...
-
Setiap hari mengulangi kata yang sama: "Aku redha Allah sebagai Tuhanku, Muhammad s.a.w sebagai Nabi ku dan Islam itu sebagai agama...
-
Gunakanlah bahasa yang baik, Dakwah itu lemah lembut dalam pergaulan. Permulaan kepada sebuah perubahan adalah pengakuan. Mengakui bahaw...
-
Dengan nama Allah yang memasukkan siang ke dalam malam. Dan memasukkan malam ke dalam siang.. Melihat manusia lain sibuk berbuat dan menjad...
-
Dari hadith pendek.. "Jangan marah" "Bersabarlah keluarga Yasir, sesungguh bagimu syurga" Hinggalah ke hadith panjang se...


Tiada ulasan:
Catat Ulasan