Sabar itu sebahagian dari iman.
Pertama: Percaya pada Allah.
Setelah menyusun atur segala jadual harian dengan teliti. Tiba-tiba berlaku perkara diluarjangkaan. atau datang manusia secara tiba-tiba mengucar kacirkan perancangan. Segala perancangan perlu dilihat semula, batalkan, teruskan, bergantung pada masa, tempat dan kemampuan.
Jika tidak percaya bahawasanya Allah itu Maha Berkuasa dan Berkehendak.. Mampukah kita bersabar dan tidak mengamuk pada 'manusia' dan 'perkara' yang tiba-tiba itu?
Kedua: percaya pada malaikat
penulis tidak dapat ketemu contoh yang sesuai di saat ini.
Ketiga: Percaya pada para nabi&rasul
Mereka contoh ikutan kita. Lihat sahaja bagaimana para Nabi dan Rasul Allah bersabar. Bolehkah kita sesabar mereka atau mencontohi sabar mereka jika kita tidak beriman pada perutusan mereka?
Keempat: Percaya pada kitab-kitab
Berapa banyak Al-Quran memberitakan kelebihan sabar, ketinggian darjat orang sabar. Apakah kita benar-benar percaya?? Apabila kita benar-benar beriman dengan kenyataan Al-Quran, pasti kita berusaha untuk menjadi lebih sabar.
Kelima: Percaya pada hari Kiamat
Bukankah hari kiamat itu hari pembalasan?. Setiap manusia tidak akan dibiarkan bahagia sahaja dengan perbuatan mereka. Baik, maka balasannya baik. Buruk, maka buruklah balasannya. Sesudah mempercayai hari kiamat, mengapa perlu berdendam lagi selepas orang memohon kemaafan? sabar melawan diri yang ingin sangat keburukan pada orang lain.
Keenam: Percaya pada qadha dan Qadar Allah
Yakin pada segala ketentuan Allah. Allah zalimkah? Pastinya TIDAK. Sudah diketahui. Maka apabila berlaku sesuatu diluarjangkaan.. Payah dan sukar untuk ditanggung.. Allah tidak zalim. Maka kita akan berusaha sabar dan mungkin ia menuntut sabar lebih dari kebiasaan.
Soalan cepu emas.
mudahkah untuk kita bersabar wahai orang beriman?
bersambung
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)
Entri terkenal
-
Salam sejahtera.. Sejahteranya alam dengan ketaatan dan kepatuhannya pada susun ketetapan Allah. Contohnya: Matahari menerangi bumi pada wa...
-
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Pernah dengar kisah seorang Yahudi tua yang selalu mengutuk Rasulullah? Sedangk...
-
Sebenarnya entri ni dibuat untuk merespon soalan pakcik insan marhean untuk entri " tidak tahu; tahu ". HAri sebaik sahaja baca ko...
-
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Mus'ab bin Umayr r.a. Siapa masih belum kenal beliau?? Inilah salah seo...
-
Allah Maha Besar.. Allah Maha Teliti.. Allah Maha Bijaksana.. Allah lebih dekat dengan kita dari urat leher kita.. Allah lebih sayangkan...
-
Masih terbayang dimata.. Lelah Atuk berusaha membuka pintu rumah selepas di ketuk. Terngiang-ngiang di telinga pesanan Atuk, tolong tengokka...
-
Assalamualaikum sume... Ha, ni mula lah nk bual cara ore klate pulop. Sesiapa tok pehe, maka nya belajar lah kecek klate pulop deh. En...
-
Andai semua manusia atas dunia beriman, Maka tiadalah kerja untuk org solih, Juga tidak memenuhi kehendak Allah mencipta manusia, Untuk menj...
-
Bila sesuatu peristiwa berlaku, reaksi kita ada beberapa macam antaranya: 1-gembira dan redha dengan peristiwa tersebut. 2-tak seronok, kece...
-
So, kesimpulannya, lihat lah pada betapa untungnya kita jika kita menerima hadiah Allah. Jika kita tidak mampu melihatnya, maka kita samalah...


Tiada ulasan:
Catat Ulasan